MasyaAllah… adalah kata yang terucap melihat segala kekerasan yang terjadi terhadap kaum Ahmadiyah. Segala pengrusakan dan pembakaran yang dilakukan oleh massa yang menamakan dirinya sebagai pembela Islam sangat disesalkan. Apakah seperti itu tindakan seorang muslim terhadap saudaranya? Memang saudaranya itu sedang tersesat, tapi apakah itu yang akan dilakukan seorang muslim bila melihat saudarnya sendiri tersesat? Apakah memang seperti itu tindakan seorang pembela ajaran Allah?
![]()
Yang mereka lakukan malah terkesan seperti tindakan brutal dan membabi buta, serta malah menyebabkan keadaan negeri ini semakin runyam. Mereka mengaku sebagai pembela Islam, tetapi membakar masjid, yang merupakan rumah Allah, adalah tindakan seorang pembela Islam? Mereka mengaku telah beriman kepada Allah, tetapi membakar al-qur’an, yang merupakan firman-Nya, merupakan tindakan seorang yang beriman?
Kejadian pembakaran masjid-masjid Ahmadiyah di beberapa wilayah, seperti Sukabumi, Cirebon, Makasar, Solo, dan lainnya, benar-benar tidak mencerminkan esensi dari Islam. Hal tersebut malah menampilkan Islam yang kolot dan menyelesaikan permasalahan dengan jalan kekerasan. Hal tersebut juga mencerminkan betapa mudahnya pemeluk Islam di Indonesia untuk dipecah-belah. Bahkan di internet bertebaran banyak situs yang berbagai macam hasutan untuk memusuhi bahkan menganiaya para pengikut Ahmadiyah. Tentu saja isi situs tersebut sangat salah dan menyesatkan. Jangan sampai mayarakat Indonesia mudah terpecah belah oleh situs-situs tidak bertanggung jawab seperti itu.
Mungkin sekarang saatnyalah kita untuk duduk sejenak memikirkan apa saja yang kita perbuat. Duduk bersama untuk mencari solusi atas kejadian ini. Atau bahkan meluruskan kembali iman yang sempat goyah.
-p-





Recent Comments